Gubernur Mirza Dukung Pengembangan Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan Berbasis Budaya

Lampung135 Dilihat

KOHESI.ID, LAMPUNG UTARA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, sebagai destinasi wisata unggulan yang mengintegrasikan keindahan alam, kekayaan budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat melakukan kunjungan kerja di kawasan wisata Bendungan Way Rarem, Kamis (29/10/2026).

Kehadiran Gubernur bersama Bupati Lampung Utara disambut meriah oleh masyarakat setempat melalui berbagai atraksi seni dan budaya. Antusiasme warga tetap tinggi meskipun kegiatan berlangsung di tengah hujan deras.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga berdialog langsung dengan masyarakat, pengelola wisata, dan generasi muda setempat untuk mendengarkan aspirasi sekaligus menggali potensi pengembangan pariwisata di kawasan Way Rarem.

Gubernur Mirza mengatakan, Way Rarem memiliki nilai istimewa bagi masyarakat Lampung Utara. Selain menyimpan kenangan bagi banyak keluarga yang pernah berwisata di kawasan tersebut, bendungan ini juga memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan dan perekonomian masyarakat.

“Way Rarem ini memiliki kenangan tersendiri bagi masyarakat Lampung Utara. Saya sendiri pernah datang ke sini bersama orang tua saat masih kecil. Tempat ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga sumber keberkahan bagi masyarakat karena airnya mendukung pertanian dan kehidupan banyak orang,” ujarnya.

Menurutnya, potensi Way Rarem perlu dikembangkan kembali agar manfaatnya semakin luas, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Gubernur mengapresiasi inisiatif masyarakat, khususnya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan generasi muda, yang mulai menghidupkan kembali kawasan tersebut melalui pengembangan atraksi wisata, pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelestarian tradisi lokal.

Ia menilai, kreativitas masyarakat merupakan modal penting dalam membangun destinasi wisata yang memiliki karakter dan daya tarik tersendiri.

“Pemerintah tentu akan mendukung, tetapi kreativitas dan semangat para pelaku wisata menjadi kekuatan utama. Saya mengapresiasi anak-anak muda yang melihat potensi daerahnya dan mau bergerak untuk mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pariwisata,” kata Gubernur.

Gubernur berharap pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat identitas budaya Lampung, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga.

Ia juga mendorong pengembangan atraksi wisata yang unik dan berakar pada kearifan lokal, termasuk pemanfaatan perahu sebagai wahana wisata dan penyelenggaraan kegiatan berbasis tradisi masyarakat.

Gagasan tersebut sejalan dengan inisiatif generasi muda setempat yang ingin mengembangkan atraksi perahu dengan mengadaptasi inspirasi dari tradisi pacu jalur di Riau, tetapi tetap menghadirkan identitas khas Lampung. Inovasi semacam ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat promosi budaya daerah.

“Harapannya, Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun ini bisa berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Lampung Utara. Potensi alamnya ada, budayanya ada, dan semangat masyarakatnya juga luar biasa. Semua ini perlu kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya di daerahnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk membangkitkan kembali potensi wisata Way Rarem sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap budaya lokal.

Sebelumnya, Ketua Pokdarwis Abung Pekurun, Zidan menyampaikan bahwa kawasan wisata Way Rarem memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tetapi membutuhkan dukungan berkelanjutan, terutama terkait penataan kawasan, aksesibilitas, dan koordinasi perizinan dengan pihak berwenang.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah gagasan atraksi wisata berbasis budaya, termasuk pertunjukan seni di atas perahu dan pengembangan permainan tradisional sebagai daya tarik bagi pengunjung.

Melalui pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun, Pemerintah Provinsi Lampung berharap potensi wisata alam dan budaya dapat menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta memperluas daya tarik pariwisata Lampung Utara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur Mirza juga melakukan penebaran benih ikan gurami dan patin di kawasan Bendungan Way Rarem. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelestarian sumber daya perairan sekaligus meningkatkan potensi perikanan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pengembangan kawasan wisata perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi perairan Way Rarem tidak hanya mendukung keindahan kawasan wisata, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi sektor perikanan dan perekonomian masyarakat.

Penebaran benih ikan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sumber daya ikan di perairan Way Rarem. Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan kesesuaian jenis ikan, daya dukung lingkungan, serta keseimbangan ekosistem agar pengembangan wisata dan pemanfaatan sumber daya perairan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
(Pemerintah Provinsi lampung).